Melihat Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting

Libur tlah tiba…libur tlah tiba…horey. Liburan akhir tahun ini saya memutuskan untuk ke Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Taman Nasional yang terletak di Kab Kotawaringin Barat ini merupakan salah satu tempat konservasi orangutan yang ada di Indonesia. Disini kita bisa melihat orangutan di habitatnya langsung. Konservasi disini didanai langsung oleh Orangutan Foundation International (OFI).

Cukup mudah untuk bisa sampai di Tanjung Puting. Jika ingin praktis cukup mengikuti open trip (OT) yang banyak ditawarkan di dunia maya. Banyak pilihan paket yang ditawarkan dari yang biasa saja sampai yang mewah. Tinggal dipilih sesuai budget.

Karena saya ikut OT maka meeting point dengan guide dilakukan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Ada 2 maskapai yang melayani penerbangan Jakarta-Pangkalan Bun yaitu NAM Air dan Trigana Air. Sebaiknya jadwal pesawat disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal. Dari bandara kami langsung diantar ke dermaga Kumai. Disana kapal yang akan membawa kami selama trip sudah siap. Selama trip kami menginap di kapal kayu, mirip di Komodo hanya saja ini di sungai.

IMG_0166
Selamat datang di TN Tanjung Puting
2017-12-25-PHOTO-00000092
Peserta open trip

Hari Pertama

Dari dermaga Kumai kami langsung menuju ke Camp Tanjung Harapan. Waktu yang ditempuh sekitar 1,5 – 2 jam. Selama perjalanan mengarungi sungai Sekonyer, di kanan-kiri sungai dipenuhi oleh pohon nipah dan pandan. Sesampainya di dermaga Tanjung Harapan kami harus treking kedalam hutan sekitar 20 menit. Karena musim hujan otomatis medannya cukup menantang karena licin dan banyak genangan. Ditambah lagi banyak sekali ditemui semut api yang jika menggigit akan sangat menyakitkan. Saya sendiri sempat digigit 2 kali dan rasanya campur aduk antara sakit, panas dan gatal. Tapi untungnya hanya sekitar 5-10 menit saja.

IMG_0194
Sepanjang aliran sungai dipenuhi oleh pohon nipah dan pandan
IMG_0200
Trek menuju camp Tanjung Harapan
IMG_0211
Selfie dulu. Hehe

Selama disana kita bisa melihat atraksi pemberian makan orangutan oleh ranger. Makanannya tidak diberikan secara langsung tetapi diletakan di tempat seperti panggung kecil. Makanan yang diberikan biasanya pisang, jagung, mangga, ubi dan singkong. Setelah dipanggil oleh ranger, para orangutan akan turun dari pohon dan langsung memakan makanan yang sudah disediakan. Acara pemberian makan ini berlangsung sekitar 2 jam mulai dari jam 3 – 5 sore.

Setelah puas melihat tingkah lucu para orangutan, kapal membawa kami menyusuri sungai. Tak berapa lama kapal kami berhenti karena ada segerombolan bekantan yang sedang mencari makan diatas pohon. Tingkah lakunya yang lucu menjadi tontonan para turis yang datang.

Kami bermalam diatas kapal yang bersandar di dermaga Tanjung Harapan. Tidak seperti makan sebelumnya yang diatas kapal, makan malam kali ini disajikan di dermaga. Kami makan dibawah langit Borneo yang dipenuhi bintang meskipun sebelumnya sempat gelap tertutup awan.

2017-12-26-PHOTO-00000193
Makan diatas kapal

Hari Kedua

Di hari kedua kami mengunjungi 2 camp yaitu camp Pondok Tanggui dan camp Leakey. Sama seperti sebelumnya, di camp ini pun kami akan menyaksikan atraksi pemberian makan orangutan. Trek menuju camp Pondok Tanggui lebih mudah dibandingkan dengan Tanjung Harapan dan orangutan yang datangpun lebih banyak. Pemberian makan dimulai pukul 9 pagi. Tingkah laku orangutan yang lucu membuat para turis takjub dan kadang membuat kami tertawa.

Setelah puas di Pondok Tanggui kami langsung menujun ke camp Leakey. Orangutan disini lebih banyak dibandingkan 2 camp sebelumnya. Selain itu mereka lebih ‘berbaur’ dengan pengunjung. Jangan heran jika di dermaga pun kita bisa melihat mereka lebih dekat. Beberapa dari mereka ada yang jahil dengan menarik barang-barang pengunjung atau masuk ke kapal untuk mengambil makanan. Jika tidak dicegah maka bisa dipastikan seisi kapal bisa hancur berantakan. Trek disini yang paling jauh dan paling sulit. Sayangnya karena hujan lebat kami memutuskan untuk kembali ke kapal.

IMG_0298
Antrian kapal di dermaga camp Leakey
IMG_0328
Suasana sore hari di sungai Sekonyer

DSCF2364

Dari camp Leakey kami kembali menyusuri sungai mencari tempat bersandar. Di sepanjang perjalanan banyak sekali dijumpai gerombolan bekantan dan monyet yang berada di atas pohon. Setelah perjalanan sekitar 2-3 jam akhirnya kami menemukan tempat bersandar di dekat pohon nipah. Kami semua takjub karena tempat tersebut dipenuhi oleh kunang-kunang yang membuat pohon nipah menjadi seperti pohon natal yang dipenuhi lampu.

IMG_0318
Sunrise di sungai Sekonyer

Hari Ketiga

Tidak banyak yang dilakukan pada hari ketiga. Pagi-pagi kami bersiap untuk kembali ke Kumai. Sesampainya di Kumai kita bisa langsung ke bandara atau bisa ke tempat souvenir untuk membeli oleh-oleh.

2017-12-25-PHOTO-00000114
Sayonara Tanjung Puting

 

Author: travellingwithpanda

Anak kampung yang kebetulan suka jalan sama foto-foto, bukan karena banyak duit tapi karena sering stress 😬

10 thoughts on “Melihat Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s