Musim Semi di Benua Biru (Part 2)

Setelah pada Part 1 saya menceritakan pengalaman perjalanan saya di Amsterdam, Bruges dan Paris kali ini saya akan menceritakan pengalaman perjalanan di Swiss dan Italia.

Interlaken

Setelah Paris tujuan kami selanjutnya adalah Interlaken, Swiss. Dari Paris kami menggunakan bus malam yang sudah dibeli secara online via goeuro.com. Bus yang kami gunakan hanya sampai Bern, dari sana dilanjutkan menggunakan kereta ke Interlaken. Seperti yang sudah saya bayangkan sebelumnya, pemandangan sepanjang perjalanan membuat saya berdecak kagum. Hamparan padang rumput hijau dengan latar pegunungan Alpine yang masih diselimuti salju membuat saya enggan memejamkan mata meskipun sebenarnya saya lelah. Mendekati Interlaken pemandangan yang tadinya hijau perlahan berubah menjadi putih oleh salju. Ya, meskipun saat itu sudah memasuki musim semi tetapi disini sesekali masih turun salju.

img_0666

Interlaken sendiri merupakan kota kecil diantara danau Thun dan Brienz. Kedua danau tersebut dihubungkan oleh sungai Aare yang mengalir di tengah kota. Interlaken merupakan salah satu pintu masuk ke beberapa puncak pegunungan Alpine seperti Eiger, Monch dan Jungfrau. Tidak seperti kota-kota sebelumnya suasanya disini relatif sepi dan tidak terlalu banyak wisatawan. Meskipun kota kecil, transportasi disini sangat modern dan nyaman. Selain kereta, kita juga bisa menggunakan bus untuk berkeliling kota dengan gratis. Selama disana, ada satu hal yang menjadi perhatian saya yaitu penduduk lokal yang saya temui mayoritas orang tua, tidak terlalu banyak anak muda yang bisa dijumpai disana.

DSCF7413
Pusat kota dengan latar pegunungan yang masih diselimuti salju
DSCF7410
Banyak sekali pot bunga yang ditanami tulip
dscf7555-1
Suasana kota Interlaken

Tidak banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Interlaken. Para wisatawan umumnya hanya singgah sebelum melanjutkan perjalanan mendaki ke puncak Alpine. Untuk menuju kesana kita bisa menggunakan kereta dari pusat kota. Selama disana kita akan melihat keindahan alam Swiss seperti yang ada di film-film. Hamparan hijau padang rumput, rumah-rumah penduduk khas Swiss dan gerombolan sapi menjadi tontonan utama selama perjalanan. Semakin keatas, pemandangan berubah menjadi putih karena  hampir seluruh wilayahnya ditutupi salju.

dscf7467-1
What a wonderful world
dscf7482-1
Wengen

img_0665

Florence & Pisa

Setelah Interlaken tujuan kami selanjutnya adalah Florence, Italia. Untuk menuju kesana kami menggunakan TRENITALIA yang kami pesan sebelumnya via goeuro. Karena tidak ada kereta yang langsung ke Florence, kami terpaksa harus ke Milan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan menggunakan bus. Ada pengalaman tidak mengenakan yang saya alami sebelum menuju ke Italia. Pada saat akan berganti kereta di salah satu stasiun di Swiss, tas saya yang berisi kamera dan lensanya tertinggal di kereta yang kami naiki dari Interlaken. Singkat cerita karena saya tidak mungkin menyusul kereta itu akhirnya saya hanya melaporkan kejadian tersebut ke petugas yang ada di stasiun dengan harapan tas saya masih bisa ditemukan dan dikirim ke Indonesia. Alhamdulillah, sekitar 2 jam kemudian saya diinformasikan bahwa tas saya masih ada dan akan dikirim ke Indonesia. Setelah menunggu beberapa minggu akhirnya tas saya kembali meskipun saya harus membayar biaya pengiriman dan bea masuk dengan total hampir 3 juta. Hiks

Florence merupakan Ibu Kota Tuscan yang berada di Italia tengah dan merupakan kota kelahiran kebudayaan Renaisans. Tak ayal kota tersebut dipenuhi oleh bangunan-bangunan dengan gaya Renaisans. UNESCO menetapkan kota ini sebagai situs warisan dunia pada tahun 1982. Tak jauh beda dengan Bruges, daya tarik kota ini adalah bangunan-bangunan tua penuh sejarah dengan gaya arsitektur yang sangat Eropa sekali. Tak hanya sebagai pusat kebudayaan Renaisans, Florence juga merupakan kota kelahiran brand fashion ternama, Gucci. Beberapa tempat yang menjadi daya tarik kota ini adalah Piazza del Duomo, Pallazo Vecchio, Piazza Repubblica, Ponte Vecchio, Katedral Santa Maria del Fiore, Baptistery dan Piazzale Michelangelo. Bagi yang suka berbelanja disini banyak sekali butik-butik dari brand ternama seperti Gucci, Versace, Chanel atau Salvatore Ferragamo. Untuk menikmati tempat wisata tersebut kita cukup berjalan kaki karena letaknya yang berdekatan. Menjelang malam kita bisa bersantai di cafe yang banyak terdapat disana sambil menikmati secangkir cappucino dan tentu saja pizza khas Italia.

IMG_4298
Menikmati sunset dan kota Florence dari Piazzale Michelangelo

IMG_4323

Dari Florence kami sempat pergi ke Pisa dengan menggunakan kereta. Karena keterbatasan waktu kami hanya PP. Tujuan utama pergi kesana tentu saja untuk melihat Leaning Tower of Pisa alias menara miring Pisa.

IMG_4231

IMG_4191

IMG_4232

Roma

Kota terakhir yang kami kunjungi adalah Roma. Karena Roma merupakan kota tua sehingga mayoritas tempat wisata yang kami kunjungi merupakan bangunan atau situs bersejarah. Untuk lebih memudahkan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain kami memilih menggunakan bus hop on hop off. Beberapa tempat yang kami kunjungi adalah Colosseum, Roman Forum, Spanish Step, Trevi Fountain dan Pantheon. Bagi yang ingin berbelanja, banyak sekali butik-butik yang menjual produk fashion di dekat Spanish Step.

IMG_4352
Colesseum

Tak komplit rasanya ke Italia tanpa berkunjung ke Vatikan. Salah satu negara terkecil di dunia yang berada di tengah kota Roma ini memang selalu dipadati oleh pengunjung, baik pejiarah maupun wisatawan biasa seperti kami. Jika data pada hari akhir pekan siap-siap saja untuk antri panjang sebelum memasuki St Peter’s Basilica.

IMG_4426
St Peter’s Basilica
IMG_4485
Garda Swiss

Author: travellingwithpanda

Anak kampung yang kebetulan suka jalan sama foto-foto, bukan karena banyak duit tapi karena sering stress 😬

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s