Pengalaman Pengajuan Visa Inggris

Beli gak,,,beli gak,,, kira-kira itulah yang ada dalam pikiran saya pada saat berhasil menemukan tiket pesawat PP Jakarta-London yang lumayan murah. Yang menjadi pertimbangan utama pada saat itu, selain harga dan ijin cuti tentu saja, adalah kira-kira visanya di-approve gak ya? karena saya pernah mendengar bahwa pengajuan visa ke Inggris lumayan susah. Pada saat itu saya memutuskan untuk tidak langsung membeli karena masih khawatir tidak bisa mendapatkan visa. Tetapi apalah daya bayangan kota London terus menghantui pikiran saya (lebay dikit boleh lah ya..) dan pada akhirnya setelah beberapa hari galau dan setelah mengucapkan Bismillah tiket Jakarta-London saya beli. Hehe

Kekhawatiran tidak bisa mendapatkan visa ternyata masih menghantui saya (meskipun tidak sebesar kekhawatiran ditolak si dia atau calon mertua.meh) selama beberapa bulan setelahnya. Just info bahwa tiket tersebut dibeli 7 bulan sebelum keberangkatan, sedangkan pengajuan visa baru sekitar 2 bulan sebelum keberangkatan.  Bisa dibayangkan selama 5 bulan saya harus rela menunggu ketidakpastian. Ternyata benar “digantung” itu gak enak. Haha. Sebelum mengajukan permohonan saya sempat browsing mengenai dokumen apa saja yang harus disiapkan dan pengalaman orang lain yang telah mengajukan visa sebelumnya. Setelah menyiapkan seluruh dokumen akhirnya hari yang ditunggu itu datang juga. So, prosesnya bagaimana? dokumen apa saja yang harus disiapkan? susah gak sih? semua pertanyaan itu akan saya jawab setelah jeda pariwara berikut ini (plis jangan ganti website).

Prosesnya Gimana Sih?

Well, yang pertama harus kita lakukan adalah mengajukan permohonan visa secara online melalui situs Visa4UK. Sebelum mengajukan permohonan kita diwajibkan untuk memiliki account dengan cara mendaftar pada situs tersebut. Setelah mendaftar kita harus mengisi form yang berisi pertanyaan terkait data pribadi seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat, pekerjaan dll. Buat yang jomblo tenang aja karena gak ditanyain status hubungan. Selain itu, kita akan ditanya tujuan pergi ke Inggris (liburan, bekerja, belajar, tugas diplomatik atau mencari pasangan hidup?), pertanyaan ini terkait dengan jenis visa yang akan kita ajukan. Kalau hanya untuk sekedar liburan atau mengunjungi keluarga jenis visa yang diajukan adalah Visit or Transit Visa.

Selain pertanyaan tadi, kita juga akan ditanya mengenai rencana perjalanan mulai dari menuju dan selama disana sampai kepulangan kembali ke Indonesia atau keluar dari Inggris. Dikarenakan pertanyaannya cukup detail maka saya sarankan untuk membuat itinerary perjalanan terlebih dahulu untuk memudahkan pada saat pengisian form. Kalaupun belum menentukan akan kemana saja selama disana, buatlah itinerary sementara untuk pengajuan visa. Itinerary sementara ini tidak perlu dibuat terlalu detail tetapi minimal memberikan informasi mengenai: jadwal penerbangan termasuk kode booking, kota mana saja yang akan dikunjungi, akomodasi (termasuk kode booking hotel) dan transportasi selama disana. Jika belum menentukan tempat menginap biasanya saya melakukan fake-booking melalui situs Booking.com. Kenapa fake-booking? karena ini hanya untuk keperluan pengajuan visa saja dan belum tentu kita akan menginap disana alias di-cancel. Agar tidak dikenakan biaya pembatalan pilihlah hotel yang memberikan fasilitas free-cancelation, biasanya sampai H-7. Jadi, untuk itinerary sementara ini bisa saja kita pilih menginap di hotel bintang 5 padahal kenyataanya di hostel. Hehe. Setelah visa di-approve barulah kita membuat itinerary yang sebenarnya.

IMG_0961 2
Contoh Itinerary

Selain itu, form tersebut berisi pertanyaan dengan siapa kita pergi, riwayat perjalanan (banyak-banyakin aja daftar negara yang pernah dikunjungi), berapa budget yang dianggarkan, kondisi keuangan (jumlah tabungan) sampai aset yang dimiliki. Memang jika dibandingkan dengan visa Schengen, pertanyaan yang diajukan sedikit lebih detail. Setelah seluruh form diisi selanjutnya adalah menentukan jadwal penyerahan berkas dan pembayaran yang dilakukan melalui transfer dengan biaya sekitar $128 untuk visa standar. Untuk detail biaya bisa lihat disini. Setelah dilakukan pembayaran maka form pengajuan dan form ceklis bisa di-download dan di-print, yang kemudian dibawa bersama dengan dokumen pendukung pada saat penyerahan dokumen atau interview. Untuk wilayah Indonesia sendiri penyerahan dokumen bisa dilakukan di 3 kota: Jakarta, Surabaya dan Denpasar. Khusus untuk Jakarta dilakukan di VFS yang ada di Kuningan City, Jakarta Selatan.

Screen Shot 2018-03-17 at 7.24.52 PM

Dokumen Apa Saja yang Harus Dibawa?

Setelah seluruh dokumen disiapkan maka hal selanjutnya adalah menyerahkan dokumen tersebut ke VFS sesuai dengan jadwal yang telah kita tentukan sebelumnya. Ingat, penyerahan dokumen harus sesuai dengan tanggal dan jam yang telah kita tentukan karena jika tidak maka akan ditolak atau tidak ada diproses. Adapun dokumen yang harus dibawa adalah :

  1. Form pendaftaran dan ceklis yang sebelumnya sudah diprint
  2. Paspor yang masih aktif dan paspor lama
  3. Surat keterangan dari tempat kerja (bahasa Inggris)
  4. Surat referensi dari bank (bahasa Inggris) beserta dengan copy buku tabungan atau rekening koran 3 bulan terakhir. Mengenai jumlah tabungan, entah saya skip atau memang tidak ada, saya tidak menemukan persyaratan tersebut dalam website. Tetapi saran saya jumlah tabungan yang kita miliki kira-kira bisa mencukupi untuk biaya perjalanan kita selama disana termasuk dengan tiket pesawat, syukur-syukur bisa lebih.
  5. KTP, KK dan Akta Kelahiran (copy dan asli) yang telah ditranslate kedalam bahasa Inggris oleh translator tersumpah yang menjadi rekanan kedutaan Inggris. Listnya bisa dilihat disini. Adapun biayanya sekitar 150 ribu per lembar.
  6. Copy dokumen aset seperti akta tanah (jika ada)
  7. Copy asuransi perjalanan. Pengalaman saya biayanya sekitar 500 ribu per orang untuk jangka waktu 10 – 15 hari perjalanan.
  8. Itinerary disertai copy tiket pesawat dan booking-an hotel

Untuk pengajuan melalui VFS, seluruh dokumen tadi akan diperiksa terlebih dahulu oleh security, terutama jadwal penyerahan dokumen, sebelum kita diijinkan masuk. Setelah itu kita akan diberikan nomor antrian. Agar tidak terlalu lama antri saya sarankan agar jadwal penyerahannya pagi. Setelah nomor antrian kita dipanggil maka seluruh dokumen tadi diberikan kepada petugas untuk dicek kebenaran dan kelengkapannya. Biasanya sambil dicek mereka juga menanyakan beberapa hal terkait perjalanan kita seperti tujuannya apa, mau kemana saja selama disana dll. Proses ini tidak terlalu lama hanya sekitar 5-15 menit tergantung kelengkapan dokumen. Saya sarankan seluruh dokumen disusun rapi agar memudahkan pemeriksaan. Setelah selesai kita akan diberikan tanda terima dan tanda terima tersebut harus dibawa pada saat pengambilan paspor. Bagi yang tidak bisa mengambil secara langsung, kita bisa memilih opsi untuk dikirimkan ke alamat kita pada saat pengisian form online. Setelah penyerahan dokumen, selanjutnya adalah perekaman informasi biometrik yang terdiri dari sidik jari dan foto. So, kita tidak perlu membawa pas foto. Setelah itu dilakukan maka selesailah proses pengajuan visa, kita tinggal berdoa kepada Tuhan YME agar visa kita disetujui. Proses verifikasinya sampai dengan pemberian keputusan sekitar 15 hari kerja, tetapi pada umumnya bisa selesai sekitar 10 hari. Pengajuan saya sendiri bisa selesai sekitar 10 hari dan Alhamdulillah visa saya disetujui. Kita akan diinfokan melalui e-mail atau SMS apabila proses verifikasi telah selesai dan paspor bisa diambil kembali. Untuk detail lamanya proses pengajuan bisa dilihat disini.

Screen Shot 2018-03-17 at 7.24.29 PM

So, secara garis besar proses sebagai berikut:

  1. Membuat account di Visa4UK
  2. Mengisi form permohonan dan menyiapkan dokumen penunjang
  3. Menentukan jadwal penyerahan dokumen
  4. Melakukan pembayaran
  5. Form di-download dan di-print
  6. Menyerahkan dokumen dan interview sesuai jadwal
  7. Menunggu hasil verifikasi
  8. Mengambil kembali paspor/hasil

Susah Gak Sih?

Jujur, menurut saya prosesnya tidak sesulit yang saya bayangkan. Selama seluruh dokumen telah dipersiapkan maka prosesnya akan relatif mudah dan cepat. Tetapi memang jika dibandingkan dengan visa Schengen biaya yang dikeluarkan lebih mahal. Hehe. Mengenai disetujui atau tidak hanya Allah yang tahu. Haha. Selama dokumen lengkap, kondisi keuangan mencukupi dan tidak ada masalah dengan pengajuan visa sebelumnya (baik Inggris maupun negara lain) Insyaallah disetujui.

Itulah pengalaman saya. Pengalaman saya mungkin berbeda dengan orang lain karena Tuhan ciptakan kita berbeda-beda. Apeuu…

So, buat yang punya rencana ke Inggris jangan khawatir lagi soal visa tapi khawatirlah dengan jodoh yang tak kunjung tiba.

Ciaooo……